Rumah di Sentul City Bogor

Rumah di Sentul City Bogor

Rumah di Sentul City Bogor

Rumah di Sentul City Bogor

 

 

 

 

Sentul City yang berlokasi di daerah Sentul Bogor ini merupakan sebuah kawasan yang memiliki panorama alam pegunungan dan suasana yang tenang jauh dari kebisingan Kota Jakarta. Untuk menuju ke sana, waktu yang bisa ditempuh lebih kurang satu jam dari Jakarta, melalui jalan Tol Jagorawi, lalu keluar di Pintu Tol Sentul Selatan. Sentul City selain sebagai kawasan perumahan, juga sebagai tempat berlibur dan berekreasi. Berbagai aktivitas liburan dan rekreasi tersedia lengkap di sana, Anda pun bisa menggelar kegiatan meeting bersama rekan kerja. Taman Budaya Di tempat ini Anda bisa melakukan ber-bagai aktifitas rekreasi seperti family gathering, kemping, acara ulang, arisan, reuni dan sebagainya. Semuanya bisa Anda lakukan dalam area yang luas dan berlatar belakang panorama pegunungan. Selain rekreasi, Anda juga bisa melaksanakan kegiatan meeting, seminar, workshop atau raker. Tersedia ruangan yang sudah dilengkapi peralatan pendukung dan pendingin ruangan. Bush Trek Bush Trek merupakan wahana petualangan yang dilakukan untuk memberikan pengalaman baru dan melatih mental serta kemandirian bagi yang melakukannya. Anda akan berjalan menyusuri semak-semak, hutan, kubangan air dan rintangan-rintangan lainnya. Wakil Presiden Direktur PT Sentul City Tbk, Andrian Budi Utama mengungkapkan, ada empat alasan dibangunnya Sentul Tower Apartemen. Pertama, produk landed house Sentul City saat ini berkisar Rp 800 juta hingga Rp 20 miliar dengan harga tanah berkisar Rp 5 juta hingga Rp 10 juta per m2. Sehingga Sentul City berinisiatif memberikan produk hunian di bawah Rp 800 juta dalam bentuk apartemen untuk para calon konsumennnya. Kedua, pengoperasian Rumah Sakit Pertamedika Sentul City membutuhkan sarana hunian untuk para dokter dan perawat yang dekat, simple dan berkualitas sehingga apartemen adalah salah satu solusinya. Selain itu, Sentul tower apartemen juga akan menjadi pilihan investasi yang baik, mengingat potensi kebutuhan penyewaan hunian jangka pendek dan menengah terkait dengan kegiatan Rumah Sakit Pertamedika Sentul City. Misalnya untuk keluarga yang menunggu saudaranya yang rawat inap. Kelebihan yang dimiliki Sentul Tower Apartemen, kata dia, antara lain yakni lokasinya strategis yakni dekat dengan pintu tol Sentul Selatan dan bersebelahan dengan Rumah Sakit Pertamedika Sentul City, Pasar Bersih, dan kawasan pendidikan. Jika ingin menikmati kenyamanan tinggal di Sentul City dengan dana terbatas, pilihan yang tepat ya di Sentul Tower Apartemen,” Katanya. Saat ini pembangunan Sentul Tower Apartemen sudah mencapai tahap struktur.

Indara Halim, putri EZ Halim, yang mendalami desain interior. EZ Halim mengungkapkan, hidup pada prinsipnya adalah keseimbangan. Di sudut belakang atau muka bagian belakang rumah, Halim memasang lukisan keramik tentang Borobudur karya Hardi. Di ruang belakang ini juga ada pohon kamboja jepun yang diberi nama “pohon jodoh”. Di muka kanan rumahnya, ada air mancur, gazebo, dan aneka bunga, mulai dari bunga kesidang, bunga anting-anting putri, bunga ileng-ileng, cempaka telu, sampai kamboja jepun. Ini semua bunga-bunga yang harum mewangi. Indara Halim. “Udara segar yang terasa sepanjang hari memberi manfaat luar biasa, kita tidak jadi sakit lho,” tambah Fransiska Halim, istri EZ Halim menambahkan. Ketika duduk di bangku SMP, saya sudah membaca buku Multatuli, Solzhenitsyn, Albert Camus, William Shakespeare dan Ernest Hemingway. Sajak-sajak saya banyak dibacakan radio Diahrosanti di Pontianak. Cerpen saya dimuat di majalah sastra Horison. Sangat terasa jiwa kami dibasuh oleh alam yang segar penuh oksigen. Sehat secara raga dan batiniah. Bekerja di kota metropolis Jakarta yang macet dan polutif, pilihan tinggal di Sentul adalah sebuah berkah. Lahir di Surabaya, Jawa Timur pada 29 April 1950, Bondan mengawali kariernya sebagai jurnalis. Namun sebelum itu, ia merupakan seorang penulis lepas di berbagai media cetak. Sebelum dikenal sebagai pembawa acara kuliner, Bondan juga terkenal sebagai jurnalis investigasi yang tekun. Karyanya yang berjudul Bre X: Sebungkah Emas di Kaki Pelangi bahkan disebut-sebut sebagai salah satu laporan investigasi terbaik yang pernah ada di Indonesia. Banyak pula yang belum tahu bahwa sebagai penulis, Bondan juga pernah mengarang cerita anak-anak, cerita pendek, novel dan buku-buku tentang manajemen. Sebenarnya, ia terjun ke dunia kuliner diawali sebagai pengusaha. Tahun 1987-1994 Bondan menjabat sebagai Presiden Ocean Beauty International, sebuah perusahaan makanan laut yang berbasis di Seattle Washington, Amerika Serikat. Setelah itu, Bondan mulai banyak bergerak di dunia kuliner. Ia bahkan merupakan pelopor dan ketua Jalansutra, komunitas wisata boga yang populer di Indonesia. Namun, namanya melambung sejak menjadi presenter dalam acara kuliner di salah satu stasiun televisi swasta, yakni Wisata Kuliner. Dalam program tersebut, Bondan sering mengucapkan “Pokoke maknyus”, setiap sehabis mencicipi hidangan. Ungkapan itu lantas banyak dipakai untuk menggambarkan kondisi yang nyaman, enak dan sebagainya. Pria yang juga pernah menjadi juru kamera Puspen Hankam ini juga membuka bisnis restoran peranakan Kopitiam Oey yang kini namanya telah berganti menjadi Kedai Kopi Oey tahun 2012 silam. Belakangan Bondan melebarkan sayap ke dunia politik dan bergabung di Partai Gerindra. Ia lantas menjadi calon anggota legistlatif (caleg) dari daerah pemilihan (dapil) DKI Jakarta II, yaitu Jakarta Pusat, Jakarta Selatan dan luar negeri saat Pemilu 2014 lalu. Namun, ia gagal maju ke Senayan.

Di pasar Ah Poong ini tersedia aneka kuliner, mulai dari kuliner nusantara, chinese food, hingga makanan ringan seperti Pempek Palembang, Batagor Bandung, siomay, es duren, es doger, es cendol dan masih banyak lagi. Adanya campur tangan Bondan Winarno dalam pemilihan menu di tempat ini menjadi jaminan kelezatan dari setiap makanan yang disajikan. Total kapasitas Ah Poong sekitar 700 kursi. Lokasi yang dibuka pertama kali pada pertengahan Desember 2012 tersebut buka mulai pukul 08.00-22.00 WIB. Sistem pembayaran di Pasar Ah Poong adalah menggunakan kartu deposit khusus Ah Poong dari Eat & Eat. Pengunjung tinggal mendepositkan sejumlah uang yang kemudian ditukar dengan kartu khusus untuk memudahkan transaksi. Selain bisa menyantap eneka makanan lezat, para pengunjung juga bisa merasakan pengalaman seru bermain di riak air sungai Cikeas, atau mengitari sungai dengan menaiki perahu sampan yang terbuat dari kayu. Bahkan pengunjung juga dapat membeli sayuran dan buah-buahan yang dijual di perahu kayu yang melintas. Untuk menuju pasar Ah Poong, pengunjung harus melewati jembatan gantung yang melintasi sungai besar. Jembatan ini akan bergoyang-goyang ketika dilintasi. Namun sebagai saran, lebih baik kunjungi Pasar Ah Poong di luar jam makan siang atau malam. Sebab pasar ini selalu penuh dikunjungi masyarakat. Untuk mendapatkan kursi kosong, kita harus ekstra sabar menunggu antrian. Selain pasar Ah Poong, ada juga Taman Eco-Art yang terletak di sebelah pasar. Tempat ini menawarkan taman yang teduh dengan hiasan patung dan permainan anak-anak seperti ayunan dan bandul. Ada juga rumah lebah yang dipadukan dengan tanaman obat-obatan.

Telah beberapa kali teman-teman menceritakan tentang restoran Ah Poong ini, tapi saya membayangkan males banget jauh-jauh dari Jakarta hanya untuk makan. Awalnya ada teman yang sekarang bermukim di Perth sedang cuti 2 (dua) minggu di Jakarta, jadi kami berencana untuk ketemu di restoran Ah Poong pada hari Jumat, tanggal 18 Januari 2013, karena letaknya di tengah antara kota Jakarta dan Bogor. Saya tak bisa ikut serta karena hari kerja, dan saya masih ada pekerjaan yang harus diselesaikan. Ternyata hari Kamis, tanggal 17 Januari 2013, Jakarta banjir besar yang membuat kota lumpuh. Dan betapa sedihnya, teman yang dari Perth rumahnya ikut terkena banjir, dan akhirnya mengungsi ke daerah Puncak. Pada hari Minggu tanggal 20 Januari 2013, kebetulan Kepala Suku (Ketua angkatan Faperta A678 IPB) ulang tahun, melalui bbm Kepala Suku mengundang teman-teman untuk mau datang makan sarapan bersama di restoran Ah Poong di Sentul. Saya mulai berpikir, wahh boleh juga nih, asalkan ada teman yang bareng-bareng pergi ke Sentul.

 

%d bloggers like this: